Satu hal yang membuat mata saya kembali terpana, adalah hamparan hijau tanaman padi, semerbak bau tanah pedesaan yang kurindukan, hembusan semilir sejuknya angin pedesaan, dan ramahnya suasana pedesaan. Sungguh sesuatu hal yang sangat membuat rindu siapapun.
Perjalanan dimulai pada hari Kamis sore, 20 Maret 2008, setelah pagi harinya ikut umpel-umpelan ngantri tiket ke Wonosobo. Akhirnya dapatlah tiket Bis Sinar Jaya kelas bisnis seharga Rp. 65.000,00. Rombongan saya adalah Nurhaeni "Pitik" 768 sebagai ketua Tim, sedangkan anggota tim adalah saya sendiri 736, Bustanul "Butho" 757, Anggi "Gobog" 787, Daris "Dosko" 802, dan Non-Stapala Yudho dari DJP.
Perjalanan dimulai jam 14.00 ke Lebak Bulus dengan nyarter D09 dari Kampus STAN Bintaro, biaya Rp. 35.000,00. Nih pict-nya waktu kami nunggu angkot yang mau di-carter:
Di sepanjang jalan pun terjadi transaksi untuk bea perjalanan ke Wonosobo. Tempat singgah yang hendak dituju. Dan beberapa hal kecil lainnya, seperti ngecengin pak Dosko...hahahahaha.
Sesampainya di Lbk Bulus, langsung kami mencari loket tiket bis, karena tiket kami ternyata tidak dicantumkan nopol kendaraan, kan jadi bingung...
Ktika nyampe di Terminal Wonosobo jam 5.00, masih sempet buat Sholat subuh. Trus lanjut ke base camp Sumbing. Kek gini nih basecampnya, bersih banget, ada 4 WC dan 3 KM.
setelah istirahat dan sholat Jumat di desa terakhir, kami bersiap berangkat;
Perjalanan pun dimulai...akankah kawanan pemuda tampan ini berhasil mencapai puncak Gunung Sumbing?? Nantikan kisah selanjutnya....